Senin, 06 Februari 2012

Jason Mraz - Im Yours Lyrics

Well you done done me and you bet I felt it
I tried to be chill but you're so hot that I melted
I fell right through the cracks
and now I'm trying to get back
Before the cool done run out
I'll be giving it my bestest
Nothing's going to stop me but divine intervention
I reckon it's again my turn to win some or learn some

I won't hesitate no more, no more
It cannot wait, I'm yours

Well open up your mind and see like me
Open up your plans and damn you're free
Look into your heart and you'll find love love love love
Listen to the music of the moment people dance and sing
We're just one big family
And It's our God-forsaken right to be loved love loved love loved

So I won't hesitate no more, no more
It cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, I'm yours

Scooch closer dear
and i will nibble your ear

I've been spending way too long checking my tongue in the mirror
And bending over backwards just to try to see it clearer
My breath fogged up the glass
And so I drew a new face and laughed
I guess what i be saying is there ain't no better reason
To rid yourself of vanity and just go with the seasons
It's what we aim to do
Our name is our virtue

I won't hesitate no more, no more
It cannot wait I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
this is our fate, I'm yours

Well no no, well open up your mind and see like me
Open up your plans and damn you're free
Look into your heart and you'll find the sky is yours
Listen to the music of the moment come and dance with me
A lá one big family (2nd time: A lá happy family; 3rd time: A lá peaceful melody)
It's your God-forsaken right to be loved love love love

I won't hesitate no more, no more
It cannot wait, I'm sure
There's no need to complicate
Our time is short
This is our fate, I'm yours

No please, don't complicate
Our time is short
This is our fate, I'm yours

No please, don't hesitate
no more, no more
It cannot wait
The sky is your's!

Balqis

CO CWEET nieh laguuu 
Engkaulah ratu di mahligai permata 
Istana bayangan syurga 
Harta dan takhta mengaburi mata 
Tersesat dikau di terang cahaya 
Langsung tidak kau endah kata bicara 
Utusan hud-hud yang benar 

Seruan mengajakmu taat Yang Esa 
Tinggalkan menyembah Tuhan sang suria 
Balqis, kau bijak dalam menilai dan membuat 
pemilihan 
Di antara yang sementara dan yang kekal buat 
selamanya 
Keindahan dunia yang hanya pinjaman untuk 
seketika 
Atau kebahagiaan hidup di akhirat yang 
dijanjikan-Nya 
Tak perlu kau singkapi labuh kainmu 
Ketika kau melangkah ke istana Sulaiman 
Bukannya air yang kau pijak tapi kaca 
Terpedaya dikau dek kemilau sinarnya 
Hanya sekelip mata mahligaimu pun beralih 
Ifrit memindahkannya tanpa kau sedari 
Kebijaksanaan Sulaiman telah merubah sekeping 
hati 
Akhirnya Balqis akur juga akan kelemahan 
pada diri 
Kau kutip iktibar dari apa yang telah engkau 
lalui 
Menjadikan kau isteri yang taat kepada 
seorang nabi 
Pangkat dan jua harta tak menjamin bahagia 
Cantik dan keayuan wajah kan pudar akhirnya 
Kemiskinan di dunia tak bererti kau terhina 
Itu hanya di pandangan mata 
Kemewahan tidak bermakna hidupmu 
akan sentosa 
Kesempurnaan, Tuhan menilainya...

Lagu BCL edisi revisi


Jika ada yg bilang setan penggoda
Mungkin tu benar
Jika ada yang bilang setan pembisik
Jaga hatimu

Banyak setan yang datang mendekat
Tapi di tolak
Jika engkau hamba yang ikhlas… ikhlas…

Reff : Iblis sendiri tlah curhat mati
Didalam qur’an surat Hijr dan shad
Dia bilang dia gak akan mampu
Untuk menggoda hambaNYa yang tulus, yang ikhlas..
Dalam mencintai Allah.. hooo…hooo…

Sabtu, 14 Januari 2012

seperti bintang

glitter
tampak memukau
tampak indah
akU ingin seperti bintang itu
berkilau
menerangkan
cahaya
bagi yang memandang..
berseri-seri wajah
orang yang mendapat sinarnya
bintang
itulah aku
bintangmu

Jumat, 13 Januari 2012

Kamis, 01 Desember 2011

perjuangan KTI, part I dan II

kalau dibilang untuk pertama kalinya ini yang membuat aku deg-deg-ser dalam menghadapi seseorang. ga pernah dalam sejarah hidupku seperti orang yang punya kesalahan kalau berhadapan dengan seseorang. apalagi sosok tersebut adalah sosok yang jarang bertemu. OMG! kenapa? aku jadi gak kuat mental. dapet pembimbing karya akhir.. yang terkenal dengan *******.  kayak tadi siang, bersama diri sendiri dalam hati menguatkan berjalan menuju kantor untuk konsultasi proposal. sampe depan pintu, bimbang. akhirnya duduk di kursi panjang yang terletak didepan pintu ruang beliau. sekilas aku udah liat sih beliau itu sedang duduk di sofa bersama seorang balita yang memakai baju merah kembang anak dosen disitu juga. hati deg-deg-ser "gimana kalo ibu bilang gak ada waktu lagi? gimana kalo aku dicuekin? gimana kalo..." eh sedang lagi gimana2 dalam hati beliau lewat didepan aku, matanya persis menatap aku sambil berlalu buang sampah di tong sampah (rajin ni ye) kemudian, gak lama beliau pergi meninggalkan ruang beliau, dan aku yang menganga.. sendiri di kursi dengan wajah seribu kegalauan. adik2 cowok kesling yang duduk bersebelahan pun bertanya-tanya : kenapa sih kak??????.
sakit ati deh aku. beliau kan kemarin bersama denganku sudah sepakat untuk konsultasi hari ini. karena kemarin beliau bilang gak ada waktu, mau pergi. yang aku liat si beliau nyantai banget di sofa itu sambil makan buah rambutan, personil beliau yang lain tuh yang sibuk dan gak ada waktu karena lagi penuh dengan kertas - kertas dilantai ruangan. beliau cuma duduk santai bilang gak ada waktu ke aku...
tadi siang jam 12 aku kembali lagi keruangan beliau, mungkin beliau udah pulang. sampai didepan pintu, aku tanya sama staf seruang yang masih bermain dengan kertas dilantai. "beliau lagi di..............." lagsung aku tutup balik pintu ruang. beliau masih disekitar kampus, tapi lagi gak di ruang.

Kamis, 10 November 2011

senyum itu udH CUKUP

Nasib itu ada setelah pilihan. Abangku itu pikirannya kaya sarang laba-laba, ribet dan melingkar di situ-situ saja. Dia harus bisa mengubah keyakinannya kalau dia pengen serius mengubah hidupnya. Aku miris banget liat dia, suram, angker deh. Suer, gak sanggup mikir dia. Tapii dia gak ambil pusing sama tantangan hidup ini, dan bersifat lebih nenangin.
Hari ini aku juga begitu, ada diskusi kelas yang panjang dari jam 9 pagi sampai jam ½ 4 sore baru kelar. Situasi memanas juga, kaya mau perang aja, karena ada terjadi perbedaan pendapat, tapi Cuma pas pendapat aja, diluar itu ngga. Kepala mulai terasa sakit.. sepajang mata kuliah aku smsan sama kak melda, itu barang oriflamme yang dipesan kemaren, itu urusan dia bah, bukan urusanku.. sorenya kakpira minta jemput, ditengah panas terik, bisa emosi, tapi tadi malah ketawa2 jadinya pas smsan. Kita janji ketemuan di gudang, panas terik, rasanya pengen belok kekiri terus menuju jalan pulang, buat isi bensin aja rasanya ngga sanggup, bawa kereta udah lemesann kaya orang belum makan siang, sampe gudang, aku liat ada sandal putih yang mirip punya aku, nah dia pasti disini, dalam hati menerka, ih jorok banget sendalnya, kok gak dicuci. Ada sandal pita disebelahnya pasti punya kak vivi, karena tadi beliau bilang sama kak vivi di gudang, waktu aku masuk, rupanya dia ngga ada, tiba2 hapeku bergetar, ada 2 pesan masuk, “dek, kk udah di kos kak vivi, ntar jemputn”, kali ini aku bener2 pengen tp gak bisa marah, karena lagi sakit kepala tambah dehidrasi. Aku bales “sari dah nyampe di gudang”. Balesan lagi” ya udah sari baca2 ja dulu”. Aiiih, boro2 mau baca, kepala lagi sakit bin dehidrasi gene baca2, gak selera!. Aku memilih untuk nyari minum atau jus yang menygarkan di sekitar Darussalam. Sampe di pinggir lapangan unsyah ada banyak penjual bakso goring plis deh panas2 geini… mana ada 10 lebih yang jual… aiiih… belok kiri ada penjual es teller dan kelapa muda. Aku mampir disana, pesan es kelapa muda, goceng… “mau minum disini atau dibungkus nak”. “Minum disini aja buk”. “Mau makan mie nak,” tawar ibu itu waktu ngantar minuman ke mejaku. “ ngga dulu bu” (tersenyum ganteng) Duuh ni ibu… kalo gratis mau. Hahaha. Sejenak aku menyandarkan badan di kursi itu, di bawah pohon yang teduh, suasananya damai..
Meja bergetar, ada sms “dek, kk ud siap solat”. “ke dpn trz”. Waktu lagi bayar , aku ngubah posisi beat , ngga sengaja liat lagi orang pacaran,,, enak banget kalo lagi panas2 gini ditraktir minum uiiih, ngayallll,,,, langsung aku belok arah jemput kakakq. Ampe sana gak keliatan mmuka dia “ muke lu mn?” “ok” dia keluar, kamipun pulang!. Begitulah ceritaku hari ini……….
Note: untuk pertama kalinya aku nyuekin dek sa yang bercerita dia dan si dia, pacarnya yang sangat perhatian , sopan, dan setia itu… waktu lagi makan siang di luar tadi. Ntah dia menyadari atau nggak. Aku nggak mau lagi denger cerita itu sa. Karena aku ngga punya cerita yang senada untuk ku berbagi denganmu.